OTOMATISASI DALAM PENGOLAHAN KUALITAS AIR YANG TERINTEGRASI

Yogi Irmas Pratama, Fahmi Syaifudin

Abstract


Pengolahan kualitas air merupakan tahap terpenting dan terakhir dalam rangkaian proses pengelolaan limpasan air tambang. Proses pengolahan kualitas air secara konvensional yang pengoperasiannya bergantung pada manusia kerap sulit dikontrol konsistensinya dalam penerapan di lapangan. Aktivitas pembubuhan bahan kimia dilakukan dengan metode yang beraneka pada tiap lokasi sehingga sulit diciptakan komunikasi yang efisien untuk menyesuaikan input data kualitas dan kuantitas air dengan jumlah bahan kimia yang perlu dibubuhkan. Didukung dengan perubahan konfigurasi kolam pengendap titik penaatan di area penambangan PT Kaltim Prima Coal (KPC), aplikasi teknologi instrumen automated water sampling and chemical dozing sangat memungkinkan untuk diterapkan.

Unit pengolahan kualitas air otomatis terdiri dari alat pengukur kuantitas dan kualitas air otomatis, pusat kontrol, dan pembubuh otomatis. Data debit dan kulitas air dianalisa oleh alat ukur otomatis sebagai data input pengolahan yang selanjutnya akan dikirimkan secara realtime ke pusat kontrol. Perintah tersebut dilanjutkan kepada perangkat pembubuh otomatis untuk membubuhkan bahan kimia sesuai dengan dosis yang dibutuhkan. Data pemakaian bahan kimia akan tersimpan dalam memori perangkat dan dapat diambil ketika dibutuhkan. Data berguna sebagai fungsi evaluasi proses pengolahan. Untuk penyempurnaan proses, instalasi baffled channel diaplikasikan setelah titik pembubuhan untuk memaksimalkan keefektifan proses pencampuran bahan kimia dengan air yang diolah.

Penerapan dan integrasi sistem konfigurasi kolam, baffled channel, dan instrumen otomatis dapat meningkatkan efisiensi pengolahan. Ketepatan data kuantitas dan kualitas air menghasilkan jumlah penggunaan bahan kimia yang tepat dan mengeliminasi faktor kesalahan manusia yang kerap ditemukan pada pengolahan secara konvensional. Kontinuitas pembubuhan bahan kimia dapat diandalkan tiap saat selama 24 jam dan dapat dimonitor secara realtime oleh para pemangku kepentingan.


Keywords


Pengolahan air, otomatis, integrasi

Full Text:

PDF

References


F. Robert Jacobs & Richard B. Operation and Supply Chain Management, Fifteenth Edition; Mc Graw – Hill Irwin

Fair, Geyer and Okun. 1968. Water and Wastewater Engineering, Volume 2, Water Purification and Wastewater Treatment and Disposal. John Wiley & Sons, inc : New York, London, Sydney.

Metcalf and Eddy. 2014. Wastewater Engineering, Treatment and Resource Recovery, Volume 1. Mc Graw – Hill International Edition, Singapore.

Reynolds, Tom D. 1977. Unit Operation and Processes in Environmental Engineering. Brook/Cole Engineering Division : Monterey, California.

Pratama, Yogi Irmas dan Nursiana, Maulita Prygel. 2019. Aplikasi Baffled Channel Sebagai Alternatif Optimasi Pengolahan Kualitas Air. Temu Profesi Tahunan (TPT) XVIII PERHAPI 2019.


Article Metrics

Abstract view : 1 times
PDF - 1 times

DOI: https://doi.org/10.36986/ptptp.v0i0.186

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.