Pertambangan Indonesia di Masa Depan

Raditya Lucas Sinaga

Abstract


Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan bahwa pada tahun 2021, sumber daya alam memberikan kontribusi terbesar senilai 104.108,80 milyar rupiah bagi penerimaan negara bukan pajak (PNBP) yang totalnya sebesar 298.204,20 milyar rupiah. Dengan jelas terlihat bahwa sektor pertambangan merupakan salah satu sektor terpenting bagi Indonesia mengingat produksi sumber daya alam tidak lepas dari kegiatan pertambangan. Kontribusi substansial sektor pertambangan erat kaitannya dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) dalam bidang pertambangan. Kemajuan teknologi memungkinkan kegiatan penambangan dilakukan dengan lebih aman dan efisien.

Full Text:

PDF

References


Anbiyak, N., & Cahyaningrum, T. (2020, November). Identifikasi Zona Kaya Kobalt pada Cebakan Nikel Laterit di Indonesia. Indonesian Mining Professioinals Journal, 2, 103-110.

Jasipto, A., Widodo, N. P., Simangunsong, G. M., Prasetyo, S. H., Rai, M. A., Pradhana, D. N., & Saputra, D. A. (2020, April). Analisa Dinamik Pengaruh Peledakan Terhadap Kestabilan Terowongan Nanjung. Indonesian Mining Professionals Journal, 2, 1-10.

Sadiq, M. R. (2021, April). Implementasi Bottom Air Deck dan Expand Pattern Secara Terintegrasi dalam Rangka Optimalisasi Penggunaan Bahan Peledak di Pit South Pinang PT. Kaltim Prima Coal. Indonesian Mining Proffesionals Journal, 3, 17-30.

Wardani, P.,&Munthaha,Z. (2020, November). Sistem Peringatan Dini : Pemantauan Lereng Tambang Menggunaakan Aplikasi Telegram. Indonesian Mining Professionals Journal, 2, 75-84.

Zeppini, P., & van den Bergh, J. C. (2020). Global Competition Dynamics of Fossil Fuels and Renewable Energy under Climate Policies and Peak Oil : A Behavioural Model. Energy Policy.


Article Metrics

Abstract view : 23 times
PDF - 12 times

DOI: https://doi.org/10.36986/ptptp.v0i0.242

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.