PENGAWASAN PENGELOLAAN KESELAMATAN KEGIATAN SLEEP BLASTING PADA TAMBANG TERBUKA MARTABE STUDI KASUS DI PT AGINCOURT RESOURCES

Adrianus Adrianus

Abstract


Kegiatan peledakan (blasting) salah satu cara yang paling efektif dan efesien
dalam teknik pemberaian batuan khususnya di pertambangan emas Martabe oleh karena pentingnya kegiatan peledakan ini maka harus menjaga aspek keselamatan dan keamanan kegiatan peledakan terutama dari aspek sosial dan teknis hal ini berujuan untuk mengurangi terpaparnya jumlah karyawan terhadap kegiatan peledakan, disamping itu juga berdampak mengurangi gangguan lingkungan akibat intensitas peledakan yang rata-rata dilakukan sebanyak 264 kali pertahun, dengan adannya peledakan tidur tersebut disamping waktu peledakan dipindahkan pada sore hari ke waktu istirahat, maka intensitas peledakan juga akan berkurang dengan perkiraan menjadi 132 kali peledakan dalam setahun dari sebelumnya menjadi 264 kali setahun, upaya efisisensi juga dilakukan sebagai dampak dari penurunan harga komoditi yang sangat signifikan pada bulan Desember tahun 2016 harga emas mencapai kisaran terendah yaitu 1.050 USD/Ounce sehingga upaya efisiensi terhadap operational cost serta melakukan upaya peningkatan efektifitas alat dengan mengurangi waktu non produktif, salah satunya adalah waktu yan hilang akibat kegiatan peledakan dengan perkiraan waktu yang hilang akibat kegiatan peledakan sleep blasting mencapai 22 Jam perbulan dimana frekwensi peledakan adalah 22 kali dilakukan setiap bulannya dan dilakukan pada saat jam produktif, dengan dilakuakan sleep blasting dimana peralatan digunakan pada saat istirahat memungkinkan dapat meningkatkan alat pengeboran sebesar 299.287 BCM pertahunnya, alat gali dan alat muat sebesar 242.880 BCM pertahunya alat pengolahan dan peleburan emas sebesar 19.725 ouces pertahunnya dan perak 100.102 ouces pertahunya. Sedangkan dari sisi sosial karena kegiatan pertambangan berdekatan dengan aktivitas masyarakat, maka sleep blasting PT Agincourt Resources mendapat beberapa keluhan dari masyarakat terutama Desa Wek III, Wek IV dan Napa yang berjarak sekitar 2,2 Km dari kegiatan peledakan, berdasarkan hasil pengukuran yang dilakukan dekat dengan desa tersebut hasil pengukuran yang dilakukan sesuai dengan SNI 7570:2010. Apabila kegiatan sleep blasting tidak dikelola dengan baik maka dapat menimbulkan kecelakaan menimbulkan kerugian pada perusahaan bila ditinjau dari aspek biaya, baik berupa direct cost maupun indirect cost , kecelakaan kerja itu bisa terjadidisebabkan oleh 94 tindakan tidak aman(unsafe act) 88%, kondisi tidak aman(unsafe condition)10% dan diluar kemampuan manusia 2%.

Keywords


pengawasan pengelolaan keselamatan kegiatan sleep blasting, efisiensi waktu dan jumlah peledakan

Full Text:

PDF

References


Laporan Kegiatan Pelaksanaan Sleep Blasting PT Agincourt Resources

Tahun 2017,

Kepmen 1827.K/30/MEM/2018 Tentang Pedoman Pelaksanaan Kaidah

Pertambangan Yang Baik Lampiran III Pedoman Pelaksanaan Keselamatan Pertambangan dan/atau Pengolahan dana tau Pemunian Mineral dan Batubara 2018.

Adrianus 2017, Laporan Pengelolaan Pembinaan Pengawasan Aspek

Keselamatan Pertambangan, Sleep Blasting PT Meares Soputan Mining, PT Tambang Tondano Nusa Jaya.

Adrianus 2018, Evaluasi Pengawasan Aspek Keselamatan Pertambangan,

Sleep Blasting PT Agincourt Resources.

Dokumen Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) PT Agincourt

Resources 2018.

Heinrich W.W “ Industrial accident Prevention a Safety

Management Approach” fifth edition, NewYork 19602.Lynch

Werwich, Wilson “Safety Training Observation Program”, New

York 1983.


Article Metrics

Abstract view : 96 times
PDF - 69 times

DOI: https://doi.org/10.36986/ptptp.v0i0.8

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.